Thursday, February 24, 2011

Another experience of me: Blood Donating.




Kemarin (24/2) menjadi hari yang sangat panjaaaaaang karena di minggu2 tersebut sudah mulai bergulat dengan yang namanya tugas. Tapi, kemarin juga lah pengalaman pertama gue menjadi donor tercapai. Dari zaman dulu gue selalu belum cukup berani untuk donor darah, tapi karena gue sudah merasa cukup tua untuk 'ah, sumpeh lo belom pernah donor darah seumur idup lo?' gue pun memutuskan untuk ikut acara donor yang dibuat sama KMTK UGM.

Hari itu selesai pelajaran Mekanika Teknik, ehem, yang dimulai 1 setengah jam dari jam yang seharusnya gue, Fika, Tika dan Indra segera meluncur ke TKP yaitu di KPFT sayap barat. Fuh. Ternyata sudah cukup ramai. Disana ketemu temen-temen arsi juga yang cewe-cewe. Gue dan Fika ngisi form donornya. Tika jelas ga ikut karena lagi halangan. Indra gaikut karena (bersikeras) nanti sore dia ada latihan marching dan takut jadi lemas.

Abis itu kan di check dulu sama bapak dari PMI tentang golongan darah sama hemoglobinnya. Oh iya, dari sekian banyak pengantar (yang nemenin maksudnya) ternyata yang di periksa cuman Tami, Fani, gue dan Fika. Tami gugur, hemoglobinnya kerendahan. Fani lolos (tapi berhenti di tengah2 pengambilan darah karena darahnya ga keluar lagi, serem ga si kedengerannya? hahahaha), dan Fika gugur juga karena dia baru seminggu setelah masa halangan. Ah, gue lolos! Bayangkan....... betapa betapa betapa gue girang karena 'ah yeah! akhirnya gue donor juga!' HA HA HA. Terus gue nanya-nanya gitu sama bapak yang meriksa, bla bla bla banyak deh (termasuk efek akan meningkatnya nafsu makan setelah donor), tapi yang jelas gue menanyakan efek donor dalam jangka pendek, ternyata kata bapaknya donor tidak mengganggu aktivitas kita setelahnya, termasuk berolahraga. Gue manas-manasin Indra tuh ceritanya. Bapaknya aja habis donor langsung main badminton! HA HA HA. Cupu lu ndra kalo ga ikutan! Setan-setan dalam kepala gue mungkin menjalar ke dia (meskipun aslinya gue bilang: 'udah gausah ikutan aja yeeeeeee kan nanti marching, kalo kenapa-kenapa gimanah????') HA HA HA HA HA! Akhirnya dia pengen ikutan donor juga. Habis itu dia dites sama bapak itu. Ya, lolos. Gue pun bertanya untuk lebih meyakinkan lagi ke bapak itu kalo habis donor ini bener boleh berkegiatan lagi apa enggak, dan jawabannya masih sama. Gak gitu ngefek kok! :smug


gue diambil darahnya lebih dulu



yeay! ini dia jagoannya hehehe :D
nyawanya ga kesedot kan? :p


kitapun mendapatkan bingkisan dari PMI yang isinya susu ultra, minuman kacang ijo, vitamin penambah nafsu makan dan crackers. Sayangnya pas undian kita cuma dapet pin. Tapi it's okelah. Ah, tapi sempet khawatir juga sih sama Indra, nanti gimana tuh dia marchingnya, kalo lemes gimana kalo gakuat gimana. Masalahnya memang cenut cenut gitu rasanya setelah donor. Tapi dia tetap berangkat latihan. Gue menungguinya sampai selesai latihan dengan mengerjakan tugas kelompok di KPFT dengan sambilan melakukan foto-foto aneh sama tika.


ini contohnya.

. . .
akhirnya Indra selesai marching! Guess what? Dia masih segar bugar :D meskipun katanya tadi agak lemes AH, berbinar-binar gue melihat 'Yaa Allah, I'm proud of him...' :p keren gak sih rasanya, dimana dia satu-satunya cowok yang tidak mengelak dengan berjuta alasan ketika diajak donor (terutama buat anak Arsi, kecuali Imam, yah yang sebenernya ga jadi donor juga karena asma-nya), hmm meskipun sebenernya mungkin kalo ga gue ajak dia juga mungkin gaminat ikut acara ginian. Gue senang.

+1 for our new experience!
and highfive for our brand new blood hehehe :D



*sampe akhirnya gue udah tidur tadi jam 9 dan baru bangun jam 2an, Indranya masih melek buat tugas! buset yeeeee -___-



other new experiences are waiting us!
♥, I N F T



Friday, February 18, 2011

F :)



For a complex thought I never can't explain why he's always success to impress me
All things happened between us are never expected and I'm always surprised and happy of it
Together we commit to be better, yes he will, and so will I
My hope will fly to him as long as he loves me as well
Oh and to butterfly, please stay and accompany me whenever I'm around him
Keep my heart on him because I've trust him not to broke it
Optimist that it's not a love life trial so I do hope this will last happily ever after



guess what's inside? hehe
iloveyouMIF



Thursday, February 17, 2011

How to Win Friends and Influence




Finally I read the e-book that Nicko gave me from a very long time ago entitled "How to Win Friends and Influence" by Dale Carnegie. It's a good book to encourage ourselves to be a better person, especially to make friends. Honestly, it has so many pages that show so many stories inside, but I always went to the summarize to make it quick read. Here are some good summaries that I could share to you all.



Fundamental Techniques in Handling People
1. Don’t criticize, condemn or complain.
2. Give honest and sincere appreciation.
3. Arouse in the other person an eager want.



SIX WAYS TO MAKE PEOPLE LIKE YOU
1. Become genuinely interested in other people.
2. Smile.
3. Remember that a person’s name is to that person the sweetest and most important sound in any language.
4. Be a good listener. Encourage others to talk about themselves.
5. Talk in terms of the other person’s interests.
6. Make the other person feel important-and do it sincerely.


How to Win People to Your Way of Thinking
1. The only way to get the best of an argument is to avoid it.
2. Show respect for the other person’s opinions. Never say, “You’re wrong.”
3. If you are wrong, admit it quickly and emphatically.
4. Begin in a friendly way.
5. Get the other person saying “yes, yes” immediately.
6. Let the other person do a great deal of the talking.
7. Let the other person feel that the idea is his or hers.
8. Try honestly to see things from the other person’s point of view.
9. Be sympathetic with the other person’s ideas and desires.
10. Appeal to the nobler motives.
11. Dramatize your ideas.
12. Throw down a challenge.


Be a Leader: How to Change People Without Giving Offense or Arousing Resentment
1. Begin with praise and honest appreciation.
2. Call attention to people’s mistakes indirectly.
3. Talk about your own mistakes before criticizing the other person.
4. Ask questions instead of giving direct orders.
5. Let the other person save face.
6. Praise the slightest improvement and praise every improvement. Be “hearty in your approbation and lavish in your praise.”
7. Give the other person a fine reputation to live up to.
8. Use encouragement. Make the fault seem easy to correct.
9. Make the other person happy about doing the thing you suggest.


The effective leader should keep the following guidelines in mind when it is necessary to change attitudes or behavior:
1. Be sincere. Do not promise anything that you cannot deliver. Forget about the benefits to yourself and concentrate on the benefits to the other person.
2. Know exactly what it is you want the other person to do.
3. Be empathetic. Ask yourself what is it the other person really wants.
4. Consider the benefits that person will receive from doing what you suggest.
5. Match those benefits to the other person’s wants.
6. When you make your request, put it in a form that will convey to the other person the idea that he personally will benefit.



I hope I could apply all suggestion that Dale gives to us who've read this. I'm eager to influence people with the way I think. Maybe it'll will work someday if I have to explain something to my client in my presentation. Yes it will if I do it all! let's be good peeps :)



Tuesday, February 8, 2011

black.


I thought I should have had a diary. Cliché? Ironic. Yeah people can’t anytime share anything on internet, in front of people. Moreover, is it more important to keep your image in being good all the time than express yourself from being desperate from all matters that disturbs you, your life? Okay, this is blog –my blog , eh?–. I determine the aim of my blog. If only it was just me who can open, write and read mine, it will be so satisfying. Well, these writings all are my memory. You know what? Having a short temporary memory is really pathetic. I hate being a forgetful person. You can forget a memory even it impressed you at that moment (except I tried so hard to remember what actually made me happy, what I really don’t want to forget the most). Maybe I’m wrong to put all memories –all of my words in fact– here. I should think twice. Maybe this is the way to reach maturity. It concerns on how I must behave, especially on how I should and shouldn’t write. Maybe it taught me to forget all of my bad times (even a little or already accumulated) by not writing all in here. I should share something that made me –and my reader– happy. Just it.

Tertawalah, karena dunia akan tertawa bersamamu, tapi jangan bersedih, karena kamu hanya akan bersedih sendirian

And my mom taught me dat you can’t truly trust anyone but you. Life! But so, to whom you should share some matters that ruin your thought? The solution will be taken from yourself. Other's opinion? But you don't care. That's selfish. Some Aries-es are.

What am I talking about? Hsssssssss. So random. Maybe I should take a break; I need to play something rioting. HAHAHAHA. Are you stuck inside a world you hate?//Are you sick of everyone around?//With their big fake smiles and stupid lies//While deep inside you're bleeding~ Welcome to my life - Simple Plan. Hmm, that was played by coincidence. But I'm not dat miserable yeaaaah. lol I have someone, who always says “cheer up” to me. Thanks. Thanks for caring me as well.



I - n e e d - a - h u g - r i g h t - now.



Friday, February 4, 2011

Tuhan tau, tapi menunggu...


Sebenernya gue selalu percaya terhadap kata-kata super yang ada di dalem buku Sang Pemimpi, “Tuhan tau, tapi menunggu”. Hal itu bener-bener terjadi waktu gue keterima UTUL dan masuk Arsi UGM. Semua usaha kita itu ga ada yang sia-sia, kalau yang kita inginin ga terwujud disaat kita menginginkan hal itu terwujud, itu bukan karena memang usaha yang kita lakuin sia-sia gitu aja.


God replies you only in three ways :

1. "Yes"

2."Yes, but not now"

3. "I have a better plan for you"

There wont be a "no".


Ayo cyaaas cemangat! Fuh fuh. IP please please cepat keluar. Tidak penasan karena takut hal ini akan sukses membuat mood liburan buyar tapi kalo ga keluar-keluar sih ya gila aja kali nih bagian Pengajaran -____-


.I N F T



Ideal House for Me, and hmm Us :P


Liburan ini komunikasi gue dan Indra yang paling efektif ya lewat sms, chatting dan telfon. Kita sangat mengandalkan Yahoo! Messenger buat ceting. Ini adalah sekilas percakapan Y!m yang sempat terekam beberapa hari yang lalu tepatnya di malam Senin pada tanggal 30 Januari lalu sekitar jam 10-an lewat.

Indra : yah nanti kita buat rumah yang ada temzonnya sekalian ya

Indra : hahha

Indra : ato kalo perlu ada lapangan hokinya

Tyas : ahahah

Tyas : ASIK

Tyas : :P

Tyas : lapangannya yang luas

Tyas : jadi bisa buat latian marching juga yang

Tyas : ngahaha

Tyas : dan kolam renang karena lo suka berenang

Indra : dan yang paling penting

Indra : ada garasi mobilnya

Indra : :))

Tyas : :)

Tyas : iya yang

Tyas : amin yaaaa

Indra : amiiin

Indra : :D

Aneh ya? Enggak kok. Semoga bisa terwujud. Sebagai calon-calon arsitek kita tidak boleh pesimis dan melihat itu sebagai suatu hal yang tidak mungkin. Seperti yang Om Ridwal Kamil bilang di billboard-billdoard yang ada di jalan-jalan kan, "Dari Imajinasi jadi Karya" :D (mungkin hal anehnya kenapa kita begitu sudah memikirkan rumah, padahal awalnya hanya berawal dari obrolan mesin DDR hahaha, dasar anak Arsi)

Gue sangat berharap setelah lulus nanti cita-cita gue untuk menjadi Arsitek benar-benar terwujud dan ilmu gue akan benar-benar terpakai. Amin. Amin amin amin!




:)

Margo City adalah....



I wish this holiday was already over! Di rumah sedang tidak nyaman dan gue risih sama renov di rumah. Oke, gue tidak akan menyalahkan tukang karena mondar-mandir, berisik mentung-mentung apalah-itu dan berada di rumah dari jam 7 sampe menjelang Magrib. Mungkin gue agak sebal dengan timing-nya aja, kenapa ga entar aja kalo guenya udah balik ke Jogja hahaha. Hm. Okay skip saja topik ini.

Pengen ngomongin apa ya, hmm mungkin gue mau ngomongin tentang Margo City Depok. Selama liburan ini tempat hengot yang paling sering gue datangi. Kenapa Margo? Pertama mungkin karena tempat ini yang paling mudah gue jangkau dari rumah gue. Kenapa bukan Detos, Gramed, D-Mall dan ITC Depok yang berada di sepanjang jalan Margonda Depok? Okay, entah kenapa memang udah pewe bolak balik ke Margo. Gramed sesekali aja sih, habis sekarang udah tau sih beda harga Gramed dan toko-toko alat tulis murah meriah yang ada di Jogja. Emang ngapain aja sih kalo ke Margo?



Kalo di Margo, beda kalo perginya sama keluarga dan sama temen-temen. Kalo sama keluarga paling perginya ke Giant buat belanja bulanan, terus ke Toko Gunung Agung sekalian karena ayah pasti mau liat-liat buku, terus ke Electronic City liat-liat juga, kalo memang lagi ada sandang yang dicari, pergilah mereka ke Centro. Kalo sama temen-temen, paling nonton di Platinum, atau karaoke di NAV. Dan fotobok dan timezone. Dan biasanya gue diajak keliling-liling liat baju-baju dan sepatu-sepatu dan aksesoris-aksesoris cewek-cewek gitu (tapi gue jarang berniat beli -___-). Dan biasanya makannya kalo gak di PH ya di Solaria. Lalu membeli Breadtalk dan JCo juga kadang-kadang (sangat kadang-kadang). Yang paling sering adalah membeli Hop Pop. Sekarang makin naik aja harganya. Mending beli Magnum. Hahaha.

Udah ah, gaseru postingan ini.